Rizky Pujian Dasa Pratama S.Kom Saya adalah seorang sarjana komputer yang gemar menulis berbagai macam artikel pendidikan, bisnis, wisata dan teknologi dimana saat ini saya sudah mengelola puluhan website untuk dapat berbagi informasi di internet.

Contoh Teks Anekdot

7 min read

Membaca contoh teks anekdot tentu menimbulkan kebahagiaan tersendiri, dengan gaya penulisan yang jenaka dan humor yang dibawakan. Ya, teks anekdot memang selalu jadi bacaan ringan. Bahkan beberapa orang sengaja membaca anekdot untuk menyegarkan pikiran. Tapi tahukah Anda kalau anekdot tak selalu berisi keriangan dan kelucuan saja?

Meskipun cerita pendek yang disajikan mengesankan kelucuan, anekdot justru sarat akan sarkasme. Para penulis sengaja mengemas tulisan mereka dengan gaya bercerita yang jenaka, namun menampar pembaca. Tak jarang beberapa diantara tulisan tersebut sengaja menyindir dan mengkritik kebijakan pemerintah, sosial, maupun ekonomi.

Jangan heran kalau Anda membaca cerita lucu tetapi penuh makna. Bisa jadi cerita tersebut merupakan anekdot yang sengaja mengangkat masalah sosial saat ini. Dari sini, sudahkah Anda memahami terminologi teks anekdot? Supaya lebih paham dan bisa menyusun teks anekdot sendiri, berikut beberapa contoh yang bisa dipelajari.

Contoh Teks Anekdot Beserta Strukturnya

Sebelum Anda mulai menulis teks anekdot, kenali dulu struktur penyusunnya. Sama seperti jenis teks lain, anekdot punya struktur yang menjadi ciri khas. Pada anekdot, teks tersusun atas abstraksi, orientasi, krisis, reaksi, dan koda. Contoh teks anekdot beserta strukturnya ini bisa membantu Anda lebih cepat memahami cerita pendek lucu nan tajam. Bila diperhatikan dengan seksama, teks anekdot menggunakan bahasa retorik yang mudah dipahami.

Contoh Teks Anekdot Beserta Strukturnya
Contoh Teks Anekdot Beserta Strukturnya

Semua Gara-Gara Bodrex

Abstraksi : Suatu hari pada bulan Ramadhan, Anti mengunjungi temannya yang tinggal di kosan sendiri.

Orientasi : Teman Anti, Aini ternyata tengah sakit kepala saat itu.

Krisis : Tanpa berpikir panjang, Aini minum Bodrex untuk meredakan sakit kepala yang dideritanya. Melihat hal tersebut, Anti cepat-cepat menegur Aini.

Reaksi : “Aini, kamu kenapa minum Bodrex?”

“Aku sakit kepala Ti, yah minum obat.”

“Tapi ini belum buka Ni.”

“Lho, Bodrex bisa diminum kapan saja Ti!”

Koda : Anti hanya menggeleng-gelengkan kepalanya mendengar jawaban sang teman.

Baca Juga : Contoh Teks Deskripsi Singkat dan Panjang Beserta Strukturnya

Contoh Teks Anekdot Singkat

Teks anekdot tak harus ditulis dalam format yang panjang. Ada banyak contoh teks anekdot singkat yang berhasil menyampaikan pesan. Pada dasarnya, format teks tak berpengaruh besar pada ide dan sindiran yang ingin disampaikan. Selama Anda paham konteks serta pintar memilih kata yang tepat, kesan lucu nan berisi tetap terasa.

Contoh Teks Anekdot Singkat
Contoh Teks Anekdot Singkat

Satu hal yang perlu diingat, teks anekdot bukan sepenuhnya humor. Di dalamnya, penulis harus menyelipkan kritik terhadap suatu hal, baik diri sendiri maupun masyarakat luas. Inilah poin utama dari sebuah teks anekdot, sebab banyak orang yang lupa. Alih-alih membuat teks anekdot, cerita pendek justru mengedepankan humor saja. Jadi, pertimbangkan kembali teks yang Anda tulis. Jangan semata-mata mengedepankan humor belaka tanpa menyelipkan kritik atau sindiran untuk pihak tertentu.

Contoh Teks Anekdot Dialog

Tak ada aturan atau kaidah ketat terkait gaya penulisan teks anekdot. Penulis bisa memasukkan dialog ataupun kalimat intransitif. Semuanya tergantung pada kenyamanan dan selera penulis maupun pembaca. Nah, contoh teks anekdot dialog sendiri biasanya dianggap lebih santai dan mengena untuk sebagian orang. Dialog yang disajikan pun tak jauh dari kehidupan sehari-hari, layaknya obrolan ringan antar sesama teman atau kerabat.

Contoh Teks Anekdot Dialog
Contoh Teks Anekdot Dialog

Baju Mahal Politisi

Suatu hari, Dino bertemu dengan sahabatnya Anto. Lama tak bertemu, rupanya kedua sahabat ini lupa waktu dan asyik mengobrol berbagai hal.

Di tengah obrolan, tak sengaja keduanya membahas keriuhan yang tengah terjadi. Walaupun awam soal politik, Dino dan Anto cukup update dengan perkembangan politik.

“Kalau dipikir-pikir, politisi itu lucu yah To!” seru Dino.

“Seru? Maksud kamu gimana Din?” tanya Anto penuh penasaran.

“Lah, coba saja kamu lihat. Mereka itu berlomba-lomba pakai baju mahal.”

“Bukannya sudah biasa Din?”

“Nah itu. Masa mereka doyan pakai baju orange gonjreng gitu!”

“Maksud kamu Din?”

“Itu To, baju tahanan KPK. Kalau mau diusut KPK dan pakai baju tahanan, mereka mesti                  korupsi minimal 1 miliar. Gimana gak mahal itu baju?”

“Kalah yah Din, baju-baju desainer kelas dunia lainnya,” tambah Anto.

Keduanya tertawa dengan lelucon perihal politisi. Mereka masih melanjutkan obrolan hingga dini hari menjelang.

Contoh Teks Anekdot Pendidikan

Ingin mengkritik dunia pendidikan yang meresahkan sekarang? Anda bisa menyindir tanpa terkesan berlebihan lewat contoh teks anekdot pendidikan. Penggunaan teks anekdot untuk menyindir seringkali memberi efek yang diinginkan. Entah respon berupa klarifikasi maupun perubahan ke arah yang lebih baik.

Contoh Teks Anekdot Pendidikan
Contoh Teks Anekdot Pendidikan

Berbeda dengan esai yang menusuk dan lugas, teks anekdot dianggap lebih tepat sasaran. Pembaca maupun pihak yang disindir jarang merasakan sakit hati terlalu dalam. Ini dikarenakan penyampaian serta humor yang diselipkan ke dalam cerita. Tak heran kalau teks anekdot sangat dinikmati oleh para pembaca dari semua kalangan usia.

Contoh Teks Anekdot Panjang

Tertarik menulis teks anekdot untuk dipublikasikan atau dibagikan kepada khalayak umum? Cobalah mulai dengan menentukan tema dan judul utama. Apa yang ingin Anda tulis? Siapa yang ingin Anda kritik? Apa pula tema yang ingin Anda angkat? Dari sini, Anda bisa merancang masalah atau peristiwa yang menyusun cerita. Jika dirasa sanggup, buatlah contoh teks anekdot panjang.

Contoh Teks Anekdot Panjang
Contoh Teks Anekdot Panjang

Alangkah Lucunya Negeri Ini

Pertemuan tak sengaja antara Grace dan Puspa memantik perbincangan yang sangat menarik. Keduanya berasal dari latar belakang dan negara yang berbeda. Puspa berasal dari Indonesia, sementara Grace asli Swiss.

Mereka bertemu dalam suatu acara seminar yang tengah diadakan di Jakarta. Saat break makan siang, Grace dan Puspa memutuskan untuk keluar dari ruangan. Puspa mengajak Grace duduk di area taman sembari menyesap secangkir kopi.

“Bagaimana Indonesia Grace? Suka di sini?”

“Pemandangannya bagus, tapi padat penduduk.”

“Wajar, kamu cuma datang ke Jakarta, coba ke Bali.”

“Menurutku, tetap saja bagus negaraku, Swiss.”

“Indonesia jauh lebih indah Grace, ada banyak pantai dan gunung.”

“Tapi banyak sampah bukan di pantai?”

“Indonesia luas Grace, kamu cuma lihat 1 – 2 pantai saja. Tidak seperti negaramu, sempit.”

“Negaraku indah Puspa, coba saja kamu kesana.”

“Aku tak tertarik. Negaramu aneh juga!”

“Aneh bagaimana?”

“Negaramu tidak ada laut, tapi punya angkatan laut.”

“Lebih aneh Indonesia, punya Kementerian Keuangan tapi tak punya cukup uang untuk membangun negara.”

Walaupun Grace terkesan sarkas, Puspa tetap saja tertawa. Mereka saling menertawakan keanehan dan kelucuan yang terjadi di negara masing-masing.

Contoh Teks Anekdot Sosial

Salah satu ciri-ciri teks anekdot adalah sindiran atau kritikan yang lekat dengan realitas. Berbeda dengan teks lainnya yang masih menggunakan perumpamaan, anekdot tak demikian. Meskipun terkadang karakter menggambarkan tokoh tertentu, anekdot justru lebih nyata. Semua sindiran yang ditulis berdasarkan kejadian nyata, termasuk contoh teks anekdot sosial. Tak ayal kalau banyak penulis cerita yang sering menggunakan jenis teks ini.

Contoh Teks Anekdot Sosial
Contoh Teks Anekdot Sosial

Kebanyakan penulis yang menggunakan teks anekdot dikenal sangat kritis. Tulisan-tulisan mereka pun bisa ditemukan dengan mudah di buku maupun media daring. Bentuk tulisannya pun sangat ringan dan sering dibagikan di beberapa sosial media. Ciri khas dari teks anekdot para penulis tersebut adalah penggambaran tokoh publik yang tengah disorot masyarakat.

Contoh Teks Anekdot Politik

Berbagai contoh teks anekdot politik mulai meramaikan jagad maya. Belakangan, masyarakat pun kerap membagikan cerita pendek yang sarat kritikan. Target sindiran sudah tentu para politikus dan pejabat yang memang meresahkan. Menggunakan teks anekdot untuk mengkritik dunia politik bukan hal baru. Hal ini tak hanya berlaku di Indonesia, tetapi juga di luar negeri.

Contoh Teks Anekdot Politik
Contoh Teks Anekdot Politik

Kursi Termahal

Dua orang remaja tengah bersantai di bawah pohon rindang. Mereka adalah Ari dan Dani, teman dekat dan satu sekolah.

Sambil menyeruput minuman ringan, keduanya melemparkan lelucon-lelucon ringan. Suatu ketika, Ari menanyakan hal menarik kepada Dani.

“Dan, kursi, kursi apa yang harganya mahal?”

Dani berpikir sesaat, lalu menjawab, “Kursi jati bertahtakan emas dan berlian.”

“Salah. Coba tebak lagi!”

“Hmm, apa yah? Kursi berteknologi tinggi?”

“Masih salah. Ingin tahu?”

“Memang kursi apa?”

“Kursi DPR. Coba saja kamu lihat. Calon anggota DPR rela habisin uang bermilyar-milyar cuma buat duduk di sana. Padahal kursinya sama saja sama kursi di rumah, “ jawab Ari sambil terkekeh.

“Benar juga kamu. Politikus kebiasaan money politic buat menarik simpati rakyat.”

Lelucon Ari mencoba mengkritik tabiat para politikus yang suka membagikan uang demi mendapatkan jatah di pemerintahan.

Contoh Teks Anekdot Lucu dan Menyindir

Tertawa menjadi respon pertama para pembaca teks anekdot. Ini sangat lumrah, karena gaya penulisan yang benar-benar humoris dan menyentil. Di satu sisi, humor yang diangkat benar-benar dekat dengan kehidupan nyata. Sementara kritikan yang disampaikan benar-benar tajam dan tepat sasaran. Contoh teks anekdot lucu dan menyindir beri gambaran yang jelas. Bagi masyarakat urban, cara terbaik menyampaikan sindiran adalah melalui komedi.

Contoh Teks Anekdot Lucu dan Menyindir

Contoh Teks Anekdot Menyindir Guru

Anda tentu punya guru yang galak di sekolah bukan? Beberapa siswa seringkali mengeluhkan guru galak yang membuat suasana belajar tak nyaman. Bagaimana mengungkapkan ketidaknyamanan tersebut? Ternyata, beberapa contoh teks anekdot menyindir guru ini bisa jadi media tepat. Anda bisa menyampaikan rasa tidak suka atas sikap atau cemoohan guru.

Contoh Teks Anekdot Menyindir Guru

Berkat Kanker Otak

Rutinitas belajar dan mengajar selalu diawali dengan presensi. Setiap guru yang masuk akan memanggil satu per satu murid yang hadir. Aturan yang sama berlaku di SMA Gemilang.

Pada saat itu, guru biologi yang terkenal galak mulai memanggil setiap murid. Dengan nada tegas dan ekspresi kaku, ia menyebut nama murid. Murid yang dipanggil pun menjawab tak kalah lantangnya.

“Astriana Mewangi”

“Hadir Bu!”

“Andi Palentino”

“Hadir Bu!”

“Bias Sundari”

“Hadir Bu”

“Akhirnya kamu masuk sekolah juga yah. Kenapa kamu kemarin tidak masuk?”

“Saya mesti ke rumah sakit bu,” jawab Bias sembari senyum.

“Kenapa kamu jawab pertanyaan saya sambil senyum-senyum?” jawab sang guru kesal.

“Iya bu, soalnya kata dokter saya terkena kanker otak.”

“Apa yang lucu? Kanker otak itu berbahaya.”

“Saya senang bu. Ibu sudah tidak bisa bilang ‘dasar kamu tidak punya otak’, karena otak saya rusak.”

Seisi kelas meringis mendengar jawaban Bias. Mereka ingin tertawa tetapi khawatir dimarahi sang guru.

Contoh Teks Anekdot Menyindir Teman

Menyindir teman ternyata bisa dilakukan dengan berbagai cara. Salah satunya melalui cerita pendek yang terkesan sarkasme. Contoh teks anekdot menyindir teman bakal cocok mengingatkan atau menegur teman yang melakukan kesalahan. Tentunya cara ini jauh lebih efektif dan tak terlalu menyakitkan hati. Pasalnya, tulisan pada cerita seringkali dibumbui jenaka yang membuat siapapun tertawa.

Contoh Teks Anekdot Menyindir Teman

Nah, ini pula yang membedakan teks anekdot dari teks jenis lainnya. Anekdot bertujuan menyindir atau mengkritik tetapi dengan cara lucu. Humor yang disampaikan pun tak terkesan berlebihan dan sesuai porsinya. Dijamin para pembaca cerita pun akan merasa cocok dengan gaya dan pilihan humor yang ditulis.

Contoh Teks Anekdot Menyindir Mantan

Punya mantan yang sering menyakiti hati? Ingin menyindir perbuatan mereka agar jera dan meminta maaf? Coba saja Anda kirimkan contoh teks anekdot menyindir mantan. Dijamin, dia bakal langsung merespon dengan cara yang baik. Mengapa anekdot dirasa lebih pas untuk menyindir orang lain? Sebab sindiran yang dibuat sering dianalogikan dengan dongeng atau tokoh tertentu. Kelucuan yang terkandung di dalam cerita pun terasa ringan tanpa mengurangi esensi sindirannya.

Contoh Teks Anekdot Menyindir Mantan

Buang Pada Tempatnya

Sebulan yang lalu, Rianti baru saja memergoki sang pacar selingkuh. Setelah 2 tahun pacaran, Rianti tak menyangka pacarnya berani bermain serong di belakang. Padahal keduanya sudah berencana menikah di tahun ini.

Meskipun perselingkuhan sang pacar menorehkan luka dan membuat hubungan mereka kandas, Rianti tak sedikitpun menyimpan dendam. Bahkan ia sudah bisa tersenyum bahagia dan tertawa lepas. Melihat kondisi tersebut, Vero, temannya bertanya-tanya.

“Rianti, kamu sudah ikhlas melepas mantanmu?”

“Sudah, memangnya kenapa Ver?”

“Aku heran saja, kalian baru putus sebulanan. Sekarang kamu kelihatan jauh lebih bahagia pula.”

“Kenapa aku harus sedih Ver?”

“Diselingkuhin pacar bukannya menyakitkan? Biasanya perempuan bakal menangis dan sedih berbulan-bulan.”

“Ver, buat apa aku menangisi orang yang berselingkuh. Tak baik mempertahankan sampah.”

“Maksudmu bagaimana Rianti?”

“Iya, tukang selingkuh itu ibarat sampah Ver. Sampah mesti dibuang di tempatnya, jangan disimpan. Nanti mengeluarkan aroma busuk!”

“Benar juga kamu Rianti!”

Contoh Teks Anekdot Layanan Publik

Buruknya sistem pelayanan publik terkadang membuat masyarakat makan hati. Alih-alih diperbaiki, kebanyakan pelayan publik justru kian semena-mena. Kondisi ini tentu membuat masyarakat makin tak enak hati, terlebih saat harus berurusan dengan pelayan publik. Mau tak mau, sindiran dan kritikan tajam pun dikirimkan dengan gencar.

Sayangnya, tak sedikit sistem pelayanan publik yang acuh dengan kritikan. Bagaimana supaya kritikan Anda ditanggapi? Cobalah membuat contoh teks anekdot layanan publik. Teks tersebut bisa Anda sebarkan di sosial media atau media cetak. Umumnya, pejabat terkait akan langsung menindaklanjuti demi menjaga nama baik instansi bersangkutan.

Contoh Teks Anekdot Layanan Publik

Contoh Soal Teks Anekdot

Tengah mencari contoh soal teks anekdot? Ingin belajar dan memahami pesan tersirat dari teks anekdot? Contoh soal di bawah ini bisa Anda pakai untuk belajar atau merancang soal baru. Umumnya, teks anekdot muncul dalam pelajaran bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris. Berikut contoh soal yang berhasil dirangkum dari berbagai sumber. Selengkapnya silakan lihat disini soal teks anekdot PDF.

Contoh Soal Teks Anekdot
Contoh Soal Teks Anekdot

Seorang sipir menanyakan keinginan terakhir dari terpidana mati. Sesaat sebelum dieksekusi, sipir mendekati tahanan tersebut.

“Apa pesan yang ingin Anda sampaikan?”

“Saya ingin belajar dari hukuman mati yang saya terima, supaya tak melakukan kesalahan yang sama ke depannya”

Sipir hanya bisa menganggukkan kembali sambil berpikir keras.

Amanat yang coba disampaikan dalam teks anekdot di atas adalah….

  • A. Optimis pada masa depan
  • B. Belajar dari kesalahan untuk kebaikan masa depan
  • C. Menyindir sipir atau petugas penjara
  • D. Menghargai keinginan diri sendiri dan orang lain
  • E. Berbuat baik kepada orang lain.

Jawaban dari pertanyaan tersebut adalah b. Belajar dari kesalahan untuk kebaikan masa depan.

Itulah beberapa contoh teks anekdot yang paling baru dan terlengkap, semoga bermanfaat.

Rizky Pujian Dasa Pratama S.Kom Saya adalah seorang sarjana komputer yang gemar menulis berbagai macam artikel pendidikan, bisnis, wisata dan teknologi dimana saat ini saya sudah mengelola puluhan website untuk dapat berbagi informasi di internet.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *