Perbedaan Akuntansi Syariah dan Konvensional

Perbedaan Akuntansi Syariah dan Konvensional

Apa perbedaan antara akuntansi syariah dan konvensional? Berbicara mengenai akuntansi, tentu saja, kebanyakan dari kita sudah tahu bahwa tipe akuntansi jatuh ke dalam dua kategori, yaitu akuntansi syariah dan konvensional. Jika dilihat dari pengertian Anda, masing-masing tipe akuntansi ini memiliki definisi dan prinsip operasi yang sangat berbeda. Seperti diketahui, akuntansi syariah adalah kegiatan akuntansi yang tujuannya adalah untuk membantu mencapai keadilan sosial dan ekonomi.

Keadilan yang dipermasalahkan tidak hanya untuk individu tetapi juga untuk masyarakat pada umumnya dan sebagai bentuk upaya untuk lebih memahami keajaiban Tuhan. Oleh karena itu, akuntansi syariah dapat diartikan sebagai lebih diarahkan pada kegiatan yang bersifat sosial. Untuk penjelasan lebih lanjut tentang akuntansi syariah dan perbedaannya dari sistem konvensional, lihat ulasan berikut.

Pelajari prinsip-prinsip akuntansi Syariah

Seperti kita ketahui, akuntansi syariah adalah akuntansi yang memiliki 3 komponen utama dalam praktik implementasinya. Beberapa prinsip atau komponen dalam akuntansi Islam yang meliputi:

  • Prinsip tanggung jawab

Secara umum, prinsip akuntansi lebih fokus pada dua hal, akuntabilitas dan pelaporan. Tujuan tanggung jawab di sini dapat diberikan melalui monoteisme, yang berarti bahwa segala sesuatu di alam semesta harus berjalan sesuai dengan aturan Allah SWT.

Peran manusia dalam hal itu seperti Khalifah yang mengatur agar setiap orang bisa berjalan secara seimbang. Sedangkan tujuan pelaporan dalam akuntansi Islam adalah bentuk tanggung jawab manusia kepada Tuhan dan manusia lain.

  • Prinsip keadilan

Seperti diketahui, salah satu prinsip akuntansi Islam adalah membantu mencapai keadilan sosial dan ekonomi baik bagi individu maupun masyarakat luas. Jadi, semua elemen terlibat dalam kegiatan ekonomi atau kegiatan seperti auditor, pemilik, manajer dan lain-lain sebagai alat ibadah.

Baca juga : Syarat Pelaporan SPT Tahunan

  • Prinsip kebenaran

Dalam setiap aktivitas akuntansi, Anda akan selalu menghadapi masalah yang berkaitan dengan pengakuan dan pengukuran laporan. Kegiatan pelaporan, serta pengakuan dalam akuntansi syariah, dilakukan dengan mencatat semua transaksi dengan nominal sebenarnya (tidak kurang atau lebih besar). Semua bentuk kegiatan yang dilakukan didasarkan pada kebenaran sehingga keadilan diciptakan dengan mengakui, mengukur, dan melaporkan transaksi ekonomi.

Perbedaan dalam syariah dan akuntansi konvensional

Setelah mengetahui sekaligus memahami prinsip-prinsip akuntansi Islam, Anda merasa tidak lengkap jika kita tidak tahu perbedaan antara akuntansi konvensional dan Islam. Menurut Hussein Syahatah dalam bukunya yang berjudul Islamic Accounting Mind, ada beberapa perbedaan. Beberapa:

  • Akuntansi konvensional

Secara umum, dalam penerapan akuntansi konvensional sering kali akan ada perbedaan pendapat saat menentukan nilai atau harga untuk melindungi modal Anda. Seperti diketahui dalam akuntansi konvensional, modal dibagi menjadi 2, yaitu modal tetap dan juga modal kerja.

Dalam praktiknya, jenis akuntansi ini lebih berlaku untuk cadangan teori dan ketepatan dalam menanggung kerugian perhitungan. Selain itu, jenis akuntansi ini menerapkan prinsip laba universal yang mencakup laba komersial, modal, dan lain-lain. Keuntungan akan dihasilkan hanya ketika ada transaksi jual beli.

  • Akuntansi Syariah / Islam

Untuk akuntansi Islam, konsep kepala sekolah dalam Islam lebih didasarkan pada nilai tukar yang berlaku. Tujuan utamanya adalah untuk melindungi kemampuan direktur. Kemudian untuk jenis item utama mereka dibagi menjadi aset dalam bentuk uang dan aset dalam bentuk barang.

Koin seperti emas dan perak bukanlah target nyata, tetapi hanya sebagai perantara untuk mengukur dan menghargai atau menghargai. Selain itu, untuk menentukan nilai atau harga berdasarkan nilai tukar saat ini. Dan akhirnya, Anda harus menjelaskan dari mana sumber penghasilan itu diperoleh

Oleh karena itu, penjelasan singkat tentang perbedaan antara akuntansi Islam dan konvensional. Setelah mengetahui beberapa penjelasan sebelumnya. Bagi mereka yang saat ini bingung mencari perangkat lunak akuntansi atau aplikasi akuntansi lainnya untuk memudahkan akuntansi, Finata menawarkan solusi yang sangat cocok. Finata.id menawarkan berbagai aplikasi akuntansi yang dapat Anda pilih sesuai dengan kebutuhan perusahaan. Tentu saja, dengan aplikasi atau perangkat lunak akuntansi, pekerjaan yang dilakukan akan lebih efektif dan efisien.

Tinggalkan komentar